Tips Membuat Greenhouse Untuk Pemula

Membuat greenhouse sudah menjadi kebutuhan penting dalam dunia pertanian modern. Mengapa? Greenhouse ini berfungsi sebagai pengontrol lingkungan yang paling handal untuk kebutuhan budidaya tanaman Anda, sehingga kuantitas hasil pertanian bisa lebih besar. Sayangnya, masih minimnya pembuat greenhouse di Indonesia membuat beberapa orang sedikit kesulitan memprioritaskan hal-hal penting. Terlebih lagi, greenhouse ini juga harus disesuaikan dengan keadaan iklim sekitar. Padahal, banyak sekali alternatif dan bahan yang bisa dimanfaatkan. Misalnya bambu. Biaya pembuatan greenhouse bambu terhitung murah dan bisa dibuat siapa saja. Belum lagi perawatannya yang sangat sederhana. Nah, berikut ini kami sajikan beberapa kiat dan tips membuat greenhouse.

Tips dan Cara Membuat Greenhouse Dari Bambu Khusus Pemula

Cek lokasi
Penentuan lokasi tidak hanya berfokus pada iklim sekitar saja. Tapi juga beberapa faktor lain seperti intesitas cahaya yang akan masuk ke dalam greenhouse itu sendiri. Disamping itu, Anda juga wajib memikirkan apakah greenouse Anda bisa mendapatkan akses air bersih untuk merawat tanaman di dalamnya.

Tetapkan ukuran yang diinginkan
Selain lokasi, tips membuat greenhouse yang wajib diperhatikan adalah ukurannya. Hal ini nantinya akan mengacu pada budget yang Anda miliki. Pastikan ukuran greenhouse yang dibuat cukup untuk pertumbuhan tanamannya.

Pondasi yang kuat
Pastikan juga membuat fondasi greenhouse yang kuat. Anda juga tidak perlu membuat lantai di atas greenhouse. Selain tidak ramah lingkungan, Anda bisa menanam tanaman lain di sana.

Material yang akan digunakan
Peralatan greenhouse juga akan menentukan nilai budget Anda kedepannya. Ada beberapa pilihan bahan greenhouse yang populer di kalangan masyarakat. Bila Anda menyediakan budget minimal seperti bambu. Bahan ini lebih murah dengan pemasangan yang cepat dan efisien. Sayangnya, greenhouse dari bambu ini tidak bisa bertahan lama. Terlebih lagi, Anda hanya bisa memasang atap plastik UV untuk penutup bagian atas.

Bila Anda tidak menyukai bahan ini, dan menginginkan bahan yang kebih kuat, Anda bisa memakai kayu. Akan tetapi, Anda juga harus benar-benar memastikan kayu yang dipakai tidak cepat lapuk. Untuk pemasangan atap, bahan kayu sudah bisa memakai glass, atau bahan yang lebih berat, sehingga jauh lebih awet. Khusus alternatif terakhir adalah menggunakan besi. Tentu saja bahan ini jauh lebih mahal dan rumit saat pemasangan. Namun kelebihanya Anda bisa menggunakannya dalam jangka waktu yang lebih lama.

Itulah kiat dan tips membuat greenhouse yang perlu Anda ketahui. Agar proyek agrobisnis Anda berhasil, sering-seringlah sharing dengan rekan yang sudah lama bergelut di bidang ini.

About The Author

You might be interested in

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *