Mengenal Apa Itu Hidroponik Dan Bagaimana Cara Menanam dengan Metode Ini

Siapa yang sedang ingin mencoba menanam dengan metode Hiidroponik? Metode yang satu ini kian digemari oleh banyak pecinta tanaman dengan berbagai alasan. Utamanya karena keterbatasan lahan serta perubahan cuaca yang semakin ekstrim. Nah, membicarakan metode menanam yang satu ini, sebenarnya apa itu Hidroponik dan bagaimana cara menanam dengan metode tersebut? Hidroponik adalah sebuah metode atau cara, atau juga sistem dalam menanam tanaman dengan menggunakan media tanam berupa air. Bila biasanya dan umumnya menanam tanaman dengan media utama berupa tanah, berbeda dengan Hidroponik yang memiliki berbagai kelebihan serta kekurangan. Mari berkenalan dengan metode menanam ini secara lebih dalam dengan singkat.

Hidroponik Memiliki Banyak Jenis Dilihat Dari Caranya

Seperti yang sudah disebutkan mengenai apa yang dimaksud dengan Hidroponik di atas, dengan menggunakan media utama berupa air menjadikan metode ini memiliki banyak jenis sesuai dengan cara-cara yang berlaku. Jenis-jenis dalam metode Hidroponik di antaranya:

  1. Wick System
    Jenis ini memakai teknik dan cara yang sederhana dan populer. Jenis ini juga mengandalkan alat sumbu sebagai penumbuh tanaman. Wick System termasuk jenis Hidroponik yang pasif dan banyak diterapkan dalam penanaman tanama skala kecil. Sebab jenis ini tidak begitu bagus dan rekomendasi untu penanaman skala besar.
  2. Ebb and Flow System
    Jenis Hidroponik Ebb and Flow System mengandalkan jalannya larutan nutrisi. Teknik dalam jenis ini menggunakan pompa khusus yang akan mengalirkan larutan nutrisi ke tanaman dari wadah, kemudian kembali lagi ke wadah, dan begitu seterusnya. Agar Ebb and Flow System memberi hasil maksimal, jangan lupa memberi jarak antar tanaman agar tidak saling mengganggu.
  3. NFT System
    Jenis ini menjadi teknik dan cara yang juga populer dalam penggunaan metode Hidroponik. Sesuai dengan apa yang dimaksud Hidroponik penggunaan cara ini sering diterapkan untuk penanaman tanaman berdaun seperti selada. Caranya dengan membiarkan akar tanaman menggantung menyentuh larutan nutrisi. Berbeda dengan jenis sebelumnya, NFT System tidak memerlukan pompa untuk mengalirkan nutrisi.
  4. Aeroponic System
    Selanjutnya ialah Aeroponic System. Jenis ini menggunakan teknologi canggih di mana nutrisi diberikan pada tanaman dalam bentuk kabut. Maka tidak heran bila hasil tanaman yang memakai teknik ini akan lebih berkualitas dan bagus.
  5. Drip System
    Drip System juga tidak kalah populer dari jenis metode Hidroponik lainnya. Jenis ini mengandalkan cara utama yaitu mengalirkan nutrisi ke tanaman dengan timer pompa yang diatur atau dengan contoling.
  6. Water Culture System
    Dapat dikatakan jenis ini seperti sistem pengaliran oxygen di aquarium. Nutrisi yang dialirkan menggunakan teknik ini akan langsung diberikan pada bagian akar tanaman dan udara akan dipompa aquarium berupa gelembung. Peran udara tersebut juga untuk membantu pengaliran nutrisi pada tanaman.

Kelebihan dan Kekurangan Pemakaian Metode Hidroponik

Setelah memahami apa yang dimaksud dengan Hidroponik dan mengenal jenis-jenis tekniknya, sekarang pahamilah kelebihan dan kekurangan bila menanam dengan metode ini. Ada banyak kelebihan dari pemakaian metode Hidroponik, yang paling menonjol ialah menghemat lahan, terhindar dari resiko hama perusak, dan tidak bergantung pada pencahayaan matahari. Sementara kekurangannya terletak pada biaya pembuatan yang lebih mahal, bahan baku yang dibutuhkan tidak mudah ditemui, dan tidak banyak jenis tanaman yang dapat ditanam dengan metode ini.

Itu dia sedikit ulasan untuk menjawab pertanyaan, apa itu Hidroponik beserta keterangan singkatnya. Semoga bermanfaat.

About The Author

You might be interested in

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *